Terungkap, Pemain Madrid yang Togel Singapore Paling Dibenci Barca

Terungkap, Pemain Madrid yang Togel Singapore Paling Dibenci Barca
Spread the love

 

 

Belum lama ini beredar kabar mengenai sosok pemain Real Madrid yang sudah begitu lama paling dibenci oleh para pemain Barcelona di beberapa tahun terakhir.

 

Berbicara di Catalunya Radio, pandit Javier Miguel mengatakan bahwa mantan pemain Real yang amat tidak disukai oleh Barcelona adalah Xabi Alonso, yang kini membela Bayern Munchen.

 

Selama membela Real, Xabi membuat para pemain Barcelona kesal dengan tingkahnya, termasuk Xavi, yang konon enggan terlihat bersama dengan mantan pemain Liverpool di publik dan sempat membujuk Vicente del Bosque untuk tidak memasukkannya di timnas Spanyol.

 

Para pemain Barcelona amat yakin bahwa Xabi seringkali melancarkan tekel keras dengan niat untuk mencederai, bukan sekedar merebut bola atau menghentikan serangan. Miguel juga mengatakan sang pemain sempat adu mulut dengan Andres Iniesta di semifinal Liga Champions 2011 silam.

 

Miguel mengatakan bahwa Xabi bahkan sempat mengejek pemain Barcelona, Javier Mascherano, dengan mengatakan: “Kamu diam, di Liverpool kamu bekerja untuk saya.”

 

Madrid sendiri tengah bersiap untuk menghadapi Barcelona akhir pekan ini untuk pertandingan El Clasico di Camp Nou.

 

Enzo Disambut Hangat Tim Utama Madrid

 

Enzo Zidane baru saja menjalani momen epik dalam karir sepakbolanya. Ia mendapatkan debut bersama tim utama Real Madrid serta menandai debutnya tersebut dengan sebuah gol.

 

Enzo tampil sebagai pengganti pada laga Copa del Rey melawan Cultural Leonesa. Ia masuk pada menit ke-46 untuk menggantikan peran Isco. Putra Zinedine Zidane ini lantas menandai debutnya dengan mencetak gol pada menit ke-63.

 

“Tim ini telah memperlakukan saya dan semua pemain muda lain dengan sangat baik,” kata Enzo usai pertandingan yang dimenangkan Madrid dengan skor 6-1 ini.

 

Enzo mengaku mendapatkan perlakuan yang hangat dari pemain di tim utama Madrid. Namun, hal ini tidak terjadi lantaran ia adalah putra sang pelatih. Ia senang dengan sikap yang ditunjukkan oleh Sergio Ramos dan kolega.

 

“Ada getaran yang sangat positif, para pemain dari tim utama memberikan sambutan yang hangat. Mereka selalu memberikan saya nasehat dan selalu ada untuk memberikan bantuan,” terang pemain berusia 21 tahun ini.

 

Enzo menyambut baik sambutan ini. Bagi pemain muda, dan juga yang baru naik ke tim utama, seperti dirinya, apa yang dilakukan oleh penggawa senior El Real ini bisa membuatnya betah dan menikmati permainan.

 

“Ini benar-benar sangat penting bagi Togel Singapore pemain seperti saya karena memungkinkan saya untuk menikmati permainan sepakbola saya bersama-sama dengan mereka,” tutup Enzo.

 

Mancini Buka Pintu, Semua Tergantung Tevez

 

Manchester – Carlos Tevez gagal mendapatkan klub baru di bursa transfer musim dingin. Bintang Argentina itu bisa saja dimainkan lagi oleh Manchester City, tapi semua tergantung dirinya.

 

Hal itu dikatakan manajer Roberto Mancini terkait nasib Tevez yang tak juga jelas. Meski sempat ditawar AC Milan, Inter Milan dan Paris St Germain, tapi ia masih di Eastland karena City tak memperoleh angka yang cocok dari penawaran-penawaran yang datang.

 

Itu berarti sampai akhir musim Tevez tetap tercatat sebagai anggota The Cititzens. Masalahnya, hingga kini ia masih berada di Argentina, “minggat” dari November tanpa izin, yang membuatnya didenda gaji enam minggu, plus tak dibayar selama dia belum kembali ke Inggris.

 

Mancini mengatakan, Tevez bisa saja ia libatkan lagi dalam pertandingan-pertandingan City. Tapi itu ditentukan oleh keberadaannya, dan seberapa cepat ia mampu mengembalikan kebugarannya karena cukup lama tidak main, terakhir pada 21 September.

 

“Itu tergantung kondisi dia, dan kapan dia kembali,” ujar sang manajer kepada The Observer. “Kami sudah memainkan banyak pertandingan hanya dengan satu penyerang. Tapi Carlos tahu situasinya.”

 

Mancini menambahkan, dirinya sempat berbicara pada Tevez sebelum dia mudik ke negaranya, untuk mencoba mencarikan solusi. Ia pun berjanji akan berbicara lagi dengan pria 28 tahun itu jika sudah balik ke Manchester.

 

“Aku tak punya masalah dengan hal itu. Kalau dia mau main, itu bisa saja terjadi,” cetusnya.

 

“Semua tahu Carlos itu pemain top. Kalau dia di sini dan main, itu lebih baik, karena Carlos bisa mengubah permainan. Kalau dia pulang minggu depan, mungkin bisa masih bisa membantu kami untuk tiga bulan ke depan.”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *